Pelatihan Mobile Training Intelijen dan Babinsa

BALIKPAPAN,kabarbpp.net- Kasdam VI/Mulawarman Brigjen TNI Richard Tampubolon yang mewakili Pangdam VI/Mulawarman, hari ini resmi membuka program  Mobile Training Team (MTT) Pengetahuan Dasar Intelijen Bagi Personel Bintara Intelijen dan Bintara Pembina Desa Kodam VI/Mulawarman TA 2019. Senin 6 Mei 2019
Foto:Kasdam VI/Mlw Brijen TNI Richard Tambolon membawa sambutan
Pelatihan ini di selenggarakan selama 12 hari di mulai dari tanggal 6 sampai dengan 17 Mei 2019 bertempat di Aula Depo Pendidikan dan Kejuruan Rindam VI/Mulawarman. Sebanyak 150 peserta mengikuti Mobile Training Team ini yang berasal dari seluruh satuan jajaran Kodam VI/Mlw. Dalam acara tersebut juga dihadiri Ketua Tim beserta rombongan dari Pusdik Intel Kodiklat TNI AD, beberapa pejabat Asisten Kodam VI/Mlw serta Pejabat Kodam VI/Mlw terkait lainnya.

Pada kesempatan itu Kasdam VI/Mlw Brigjen TNI Richard Tampubolon membacakan amanat Pangdam VI/Mlw Mayjen TNI Subiyanto yang menyampaikan bahwa, pelatihan MTT Pengetahuan Dasar Intel bertujuan memberi dan memelihara pengetahuan dan keterampilan dasar Intelijen bagi personel Bintara Intel dan Babinsa yang sudah maupun belum pernah mengikuti pendidikan dasar Intel baik yang belum ataupun sudah menduduki jabatan intel di satuannya.
Dengan dilaksanakan pelatihan diharapkan dapat menambah ilmu pengetahuan guna mengoptimalkan pelaksanaan tugas Intelijen di wilayah. Teori dan materi praktek yang diberikan bertujuan semakin mengasah dan menajamkan naluri Intelijen sehingga dapat membantu dalam pelaksanaan kegiatan dilapangan secara maksimal dan optimal dalam tugas-tugas intelijen diwilayah.” Ujar Brigjen TNI Richard.

Ditambahkan lagi olehnya bahwa Pangdam VI Mlw juga menekankan, agar para peserta selalu memperhatikan dan memahami secara detail semua materi pelatihan yang diberikan oleh penyaji materi. Serius dan semangat dalam mengikuti kegiatan pelatihan untuk meningkatkan kemampuan guna menghadapi dan melaksanakan tugas intelijen dengan baik dan benar.” Tambah Brigjen TNI Richard.

Peserta agar mencatat hal-hal penting dan menanyakan yang belum dipahami agar seluruh peserta dapat menguasai semua materi yang diberikan dan harus dapat menyampaikan materi yang diberikan kepada personel yang lain di satuan.” Pungkas Brigjen TNI Richard.(Sigit/Pen)

Rilis :Pendam VI/Mulawarman
Editor :Beny
Share:

Pelanggaran Pemilu di Kota Balikpapan Tahun 2019

Catatan :Hery Sunaryo.SH

BALIKPAPAN,kabarbpp.net-Pelaksanaan pemilihan umum 2019 dikota Balikpapan, hampir keseluruhan yang menjadi pantauan Forum Masyarakat Untuk Transparansi (FORMAT) di enam kecamatan di tiga puluh empat kelurahan dikota Balikpapan melihat penerapan UU pemilu yang baru No 7 tahun 2017 telah menimbulkan banyak ekses dalam proses pelaksanaan pemilu 2019, hal ini dikarenakan penerapan UU pemilu tersebut tidak dibarengi dengan proses sosialisasi yang memadai oleh KPU dikota Balikpapan.
Foto: Hery Sunaryo.SH
Semisal kurangnya informasi kepada masyarakat terhadap proses penyelenggaran ditingkat KPPS, yang pada akhirnya membuat kebingungan dimasyarakat, bahkan kebingungan tersebut bukan hanya dirasakan masyarakat tetapi juga dirasakan oleh penyelenggara pemilu ditingkat KPPS, PPS, mau pun PPK, di dapil Balikpapan selatan misalkan masih banyak masyarakat yang kebingunan dengan proses persyaratan sebagai pemilih yang pada akhirnya terjadi proses pemilu ulang dibeberapa TPS didapil tersebut.
Kurangnya sosialisasi juga mengakibatkan buruknya manajemen penyelenggaraan pemilu dikota Balikpapan, pelanggaran-pelanggaran pemilu banyak terjadi, antara lain yang dilakukan oleh penyelenggara pemilu semisal, terkait dengan penyelenggara pemilu ditingkat PPS wajib mengumumkan salinan sertifikasi hasil penghitungan suara dari seluruh TPS diwilayah kerjanya dengan cara menempelkan salinan tersebut ditempat umum. Hal ini adalah mandate atau kewajiban yang tertuang didalam Pasal 391 Undang undang No 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.

Akibat dari mandate UU tersebut tidak dijalankan banyak partai politik atau calon legislative peserta pemilu yang kebingungan mencari data yang valid baik pada sumber data yang terpercaya terlebih proses metode pengambilan data tersebut, sehingga terjadi keresahan dimasyarakat terkait beredarnya berita di media sosial WA, yang dibuat oleh oknum tertentu yang sumbernya bukan dari penyelenggara yaitu nama-nama Calon Legislatif yang akan duduk dikursi DPRD kota, dengan proses pemberitaan tersebut dapat menimbulkan keresahan dimasyarakat terutama pada konsetuen peserta pemilu, hal ini terjadi dikarenakan KPU selaku penyelenggara terlihat sangat tidak maximal dalam menjalankan tugasnya dalam mensosialisasikan atuaran main kepemiluan dan terlihat jelas KPU tidak melakukan bimtek secara baik dan benar terhadap penyelenggara pemilu sampai dengan tataran penyelenggara tingkat KPPS, padahal anggaran terkait kegiatan sosialisasi dan bimtek yang dikelola oleh KPU Kota Balikpapan cukup besar bahkan honor-honor narasumber eksternal dari kalangan akademisi maupun praktisi bisa diambilkan dari anggaran tersebut jika komisioner KPU tidak mampu memahami aturan kepemiluan.

Semisal hal yang sangat fatal yang tidak dijalankan oleh penyelenggara pemilu di PPS, yang harus diumumkan diwilayah kerjanya disebutkan didalam UU No 7 /2019 bahwa "PPS wajib mengumumkan salinan sertifikat hasil penghitungan suara dari seluruh TPS di wilayah kerjanya dengan cara menempelkan salinan tersebut di tempat umum." Dan hal ini ada sangsi apabila tidak dijalankan dan sangsi tersebut disebutkan dipasal 508 UU No 7/2017. “Setiap anggota PPS yang tidak mengumumkan salinan sertifikat hasil penghitungan suara dari seluruh TPS di wilayah kerjanya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 391, dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) tahun dan denda paling banyak Rp12.000.000,00 (dua belas juta rupiah).

Harusnya jajaran pengawas pemilu Bawaslu kota Balikpapan, Panwascam, PPL untuk melakukan pengawasan melekat, memastikan kepada PPS untuk mengumumkan salinan hasil penghitungan suara dari seluruh TPS. "Jika PPS tidak melakukannya maka dapat kenai ketentuan pasal 508, sepanjang ada temuan pengawas pemilu atau laporan masyarakat,"

Mengingat hal ini juga sangat merugikan peserta pemilu para calon legislative dan juga partai politik Transparansi dalam hasil perhitungan suara itu bermula dari bawah maka informasi dari tingkat TPS, PPS itu sangat berharga buat partai politik maupun buat para calon legislative.

Sehingga pada saat pleno PPK maupun Pleno tingkat Kota para saksi bisa mengajukan keberatan atau klarifikasi jika ada selisih data antara data yang diinput KPU dengan data yang dimiliki partai politik atau saksi.

Sebagai Contoh hasil pemantauan yang kami lakukan di Dapil Balikpapan Kota ada beberapa persoalan yang terjadi terkait dengan proses input data tidak satu pun PPS yang melakukan pengumuman data hasil perolehan diwilayah TPS tersebut, malah KPU yang mengambil alih lampiran Formulir C! untuk dapat dilihat dikantor KPU data keseluruhan perolehan suara tingkat TPS inikan tentu membuat bingung masyarakat dan juga partai politik serta peserta pemilu bahwa perolehan hasil perhitungan suara tersebut tiap TPS diumumkan ditingkat PPS bukan ditingkat KPU Kota, yang pada akhirnya pada saat pleno PPK saksi partai tidak memegang data yang valid padahal kita tahu bersama diwilayah ini ada kejadian tertukarnya surat suara DPRD dikelurahan lain, kemudian adanya KPPS yang kebingungan dalam melakukan rekapitulasi perhitungan suara, ada KPPS yang kelelahan didalam melakukan rekapitulasi perhitungan suara, sehingga sangat memungkinkan jika terjadi berbagai kesalahan rekap pada tingkat TPS, itu sebabnya UU tersebut memandatkan untuk mengumumkan hasil rekapitulasi suara tingkat TPS diumumkan di masing-masing PPS bukan di kantor KPU, sehingga ketika ada selisih data dapat dilakaukan klarifikasi atau perbaikan baik pada pleno PPK maupun Pleno tingkat Kota.

Pelanggaran pemilu selain yang dilakukan oleh penyelenggara juga dilakukan oleh partai politik semisal, dengan melakukan kampanye ditempat-tempat yang telah dilarang semisal ditempat Ibadah, kemudian sarana pendidikan oleh peserta pemilu, kemudian adanya pencurian start kampanye arak-arakan pemasangan baleho, penggunaan fasilitas negara dengan dibungkus kegiatan reses, kemudian adanya kegiatan mony politic oleh calon legislative.

Pelanggaran pemilu selain yang dilakukan KPU dan juga partai politik, Bawaslu kota Balikpapan juga terbilang lalai dalam melakukan pengawasan, kalau kita lihat saat ini bawaslu dalam melakukan pengawasan pemilu 2019 ini sangat diperkuat, mengingat jajaran bawaslu saat ini sampai ketingkat TPS, dengan menggunakan dana negara yang juga cukup besar, tapi kemudian anehnya tidak satu pun pelanggaran pemilu baik yang dilakukan KPU dan jajarannya semisal tidak mengumumkan hasil rekapitulasi ditingkat PPS, maupun yang dilakukan partai poltik semisal dengan melakukan politik transaksional (Mony Politik) jual beli suara dimasyarakat yang begitu Nampak terang-terangan, tidak satu pun diproses oleh Bawaslu kota Balikpapan, tentu ini menimbulkan tanda Tanya dimasyarakat padahal banyak peserta pemilu yang pada hari pencoblosan H-1 membagi-bagikan uang dengan besaran yang berpariasi untuk satu suara DPRD Kota Balikpapan ada yang Rp. 200.000, ada juga yang satu suara Rp.250.000 ada juga yang satu suara Rp.300.000 bahkan ada yang satu suara Rp. 350.000. dengan kedok pembayaran saksi, tentu hal ini terlihat jelas dilapangan namun anehnya Bawaslu sebagai pengawas pemilu yang memiliki jajaran personel hingga tingkat yang paling bawah tidak satu pun memproses pelaku mony politik tersebut, yang pada akhirnya masyarakat bertanya-tanya apakah mony politik ini dibolehkan aturan atau tidak. Padahal jelas prilaku politik transaksional dengan jual beli suara sangat  diharamkan dalam proses kegiatan pemilu dinegara kita. Dan harusnya bawaslu tidak hanya berargumen menunggu laporan walupun delik pidana pemilu adalah delik aduan tetapi bukan berarti menunggu ada masyarakat yang mengadu kemudian Bawaslu baru menindak, tentu agresifitas Bawaslu Kota Balikpapan sangat diharapkan oleh banyak masyarakat.

Untuk itu dalam hal proses perbaikan penyelenggaraan pemilu kedepadan agar lebih baik kami akan melakukan laporan kepada Bawaslu kota Balikpapan terkait berbagai pelanggaran-pelanggaran pemilu oleh penyelenggara pemilu jajaran KPU untuk dapat diproses sebagaimana aturan hukum Undang-Undang pemilu yang berlaku(*)

Penulis :Hery Soenaryo SH Koordinator Program Perkumpulan STABIL
Ketua Forum Masyarakat untuk Transfaransi (FORMAT)

Editor :Beny kabarbalikpapan

Share:

Puncak Peringatan Hardiknas Ditutup dengan Pagelaran Wayang Kulit

Muhaimin:Wayang kulit ini bagian strategi untuk melestarikan budaya daerah

BALIKPAPAN,kabarbpp.net-Puncak acara kegiatan dalam rangka Hardiknas yang diselenggarakan oleh Disdikbud Kota Balikpapan melaksanakan pagelaran wayang kulit semalam suntuk di Halaman Kantor Dinas Pendidikan dan kebudyaan Jum'at malam (4/5/19)
Foto:Kadisdikbub memainkan karawitan bersama sang Istri
Kepala Dinas pendidikan dan kebudayaan Ir Muhaimin MT,disela-sela acara wayang berlangsung mengatakan,Alhamdulillah ini bagian dari strategi kita untuk melestarikan budaya daerah,kemudian kita memberikan hiburan kepada masyarakat bahawa kita melestarikan budya daerah, juga memberikan hiburan masyarakat dikwasan kantor Dinas pendidikan,"kata Muhaimin
Foto:MOU Kadisdikbud dengan Paguyuban Pepadi
Disdikbud juga melakukan penandatangan MOU dengan paguyuban Pepadi,menurut Muhaimin pepadi mereka menyiapkan peralatan untuk latihan karawitan,utamanya ada pejabat dari Disdik atau siswa yang mau latihan disediakan secara gratis ,"ungkapnya

Ketua pelaksana kegiatan Ganung Pratikno juga mengatakan,dengan pagelaran wayang kulit dengan lakon Sirnaneng angkaro murko ini merupakan puncak kegiatan dari peringatan pendidikan nasional (HARDIKNAS) khusus dari Dinas pendidikan dan kebudayaan dan semua yang kita tampilkan keunggulan dan kearipan lokal ,"ucap Ganung
Foto:Wali kota bersama jajaran dinas pendidikan dan tokoh budaya
Perlu juga diketahui sosok pak Muhaimin bukan hanya sekedar mengelola kebudayaan tapi beliau mampu memainkan karawitan besama sang istri,ini salah satu prestasi luar biasa bagi kami bahwa pimpinan kami sangat mendukung sepenuhnya ,:ujarnya

Foto:Pagelaran wayang kulit semalam suntuk
Muda-mudahan dengan adanya acara puncak ini yang dihadiri oleh Wali Kota Rizal Effendi,pak Gito dari Pepadi ini sebuah apresiasi dari pada pihak yang mendukung sehingga acara ini dapat berjalan lancar,"tandasnya Ganung (beny)   
Share:

KLINIK IDA KARTIKA YAYASAN KARTIKA JAYA V BERIKAN PELAYANAN KESEHATAN BAGI MASYARAKAT BALIKPAPAN

BALIKPAPAN,kabarbpp.net- Klinik Ida Kartika milik Yayasan Kartika Jaya Cabang V Mulawarman telah merevitalisasi klinik pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat di Balikpapan Barat pada Jumat, 3 Mei 2019.
Perbaikan  klinik yang telah direvitalisasi terutama  berkaitan dengan fasilitas kesehatan dan rehab bangunan. Klinik Ida Kartika yang beralamat di Jl. Letjen Soeprapto Nomor 10 Kelurahan Baru Ilir, Kecamatan Balikpapan Barat, Kalimantan Timur menjadi lebih bersih dan asri sebagai salah satu Klinik dengan Fasilitas Kesehatan Tingkat I yang menjangkau masyarakat di Balikpapan Barat yang relatif masih memiliki keterbatasan berkaitan dengan pelayanan kesehatan.

Perbaikan fasilitas tercermin dalam acara penandatanganan Plakat oleh Ketua Yayasan Kartika Jaya Cabang V Mulawarman Ny. Wiwid Subiyanto didampingi Wakil Ketua Yayasan Kartika Jaya Cabang V Mulawarman Ny. Shelly Tampubolon disaksikan Pangdam VI/Mlw Mayjen TNI Subiyanto dan Kasdam VI/Mlw Brigjen TNI Richard Tampubolon serta disaksikan juga oleh beberapa Pejabat Kodam VI/Mlw lainnya.
Dalam acara yang dihadiri pejabat Diskes Balikpapan, Pejabat BPJS Balikpapan menunjukkan kerjasama Kodam VI/Mulawarman dengan pihak pemerintah kota. Dalam acara tersebut juga dilaksanakan penyerahan bantuan sembako secara simbolis kepada masyarakat dan  pengobatan gratis serta khitanan massal bagi warga kota Balikpapan yang hadir sejak pagi hari untuk mendapatkan pelayanan gratis dari Klinik Ida Kartika.

Dalam kesempatan tersebut Pangdam VI/Mlw Mayjen TNI Subiyanto menyampaikan, bahwa keberadaan Klinik Ida Kartika ini diperuntukkan kepada siapapun masyarakat yang akan berobat  termasuk  prioritas kepada masyarakat yang kurang mampu di wilayah Balikpapan Barat terutama yang bermukim di sekitar klinik yang kesulitan  berobat ke Rumah Sakit.” Kata Pangdam VI/Mlw.

Sementara itu, Kepala Kesehatan Kodam VI/Mlw Kolonel Ckm Drg R. Triatmojo Budi Utomo yang juga selaku supervisi Klinik Ida Kartika menyampaikan, bahwa Klinik Ida Kartika ini melayani pasien masyarakat umum dan pasien BPJS serta membantu masyarakat yang kurang mampu yang ingin berobat. Hal tersebut  berkaitan dengan Program Pembinaan Teritorial Kodam VI/Mlw guna menjalin silaturahmi dan kekeluargaan antara TNI dan masyarakat agar tetap terjalin.

Masyarakat bisa memperoleh pelayanan berobat dan konsultasi kepada dokter umum dan pelayanan Poli Umum, Poli Gigi, Poli Kesehatan Ibu dan Anak termasuk Persalinan. Klinik dibuka mulai pukul 08.00 Wita s.d 15.00 Wita.

Untuk ke depan klinik akan buka pada malam hari tersedia layanan praktek dokter spesialis Obgyn dan dokter spesialis lainnya.

Khusus berkaitan dengan kehamilan akan diadakan program-program senam bagi ibu hamil, senam yoga dan program lain bagi kesehatan ibu dan anak.”Sambung Kakesdam VI/Mlw.

Kemudian Ny. Wiwid Subiyanto selaku Ketua Yayasan Kartika Jaya Cabang V Mulawarman menyampaikan ucapan terima kasih kepada berbagai pihak terkait dan Kodam VI/Mlw yang telah membantu merevitalisasi dan merehab berbagai fasilitas yang ada di Klinik Ida Kartika. Klinik tersebut secara fasilitas sudah bagus untuk memberikan pelayanan kesehatan  masyarakat untuk berobat dengan harapan ke depan tercipta masyarakat yang sehat rohani dan jasmani. "Harap Ny. Wiwid Subiyanto.

Rilis :Pendam VI/Mulawarman
Editor : Beny
Share:

Taufik Qul Rahman Pendatang Baru Dikursi PDRD, Mampuh Mengalakan Pesaingnya

BALIKPAPAN,kabarbpp.net-Hari terakhir rekapitulasi penghitungan suara untuk wilayah Balikpapan Barat, begitu menegangkan. Setelah melalui proses yang sangat panjang, teka teki siapa yang berhak duduk dikursi ke 6, akhirnya terjawab.
Foto:Taufik Caleg Partai PKB yg bakal duduk di kursi DPRD

Dengan perolehan 3335 suara, Taufik Qul Rahman, Caleg Partai PKB, nomor Urut 1, hingga hari terakhir penghitungan sudah tak terkejar lagi dari pesaingnya yang selisih 300 suara.
Berdasarkan raihan tersebut, maka kursi ke 6 untuk dapil Balikpapan Barat, dipastikan menjadi miliknya.

Memang secara mengejutkan, Taufik yang dianggap pendatang baru dalam Pileg, mampu mengalahkan pesaingnya yang sebagian merupakan petahana. Namun dilihat dari perjalanan karirnya, Taufik Qurahman, yang merupakan Ketua LSM NCW, aktivis pergerakan peggiat anti korupsi, dikenal peduli dilingkungannya.

Jauh sebelum dirinya ikut sebagai Caleg, banyak kegiatan kemasyarakatan dilakukannya. Mulai dari memperbaiki prasarana lingkungan, semenisasi jalan, parit, perbaikan infrastruktur, hingga membantu warga yang sakit untuk memperoleh jaminan kesehatan.

Mungkin inilah alasan, kemenangan mutlak di lingkungan dia tinggal, jalan Al Falah (Kilat). Warga begitu mengelukan dirinya dapat duduk dikursi DPRD kota Balikpapan.

“Alhamdulillah, pilihan kami di Barat, lolos. Akhirnya aspirasi kami di Dewan dapat terwakili nantinya. Kami warga disini memang sepakat memenangkannya,” ungkap, Agus H, warga Al Fala, dengan semangat begitu mengetahui kemenangannya.

Secara terpisah, Taufik yang ditemui media ini menuturkan, bahwa perjalanan awal sebagai Caleg, diakuinya cukup melelahkan. Selain
menguras cukup banyak tenaga, pikiran, dan tentunya persiapan mental yang harus disiapkan. Karena menurutnya semua kemungkina dapat saja terjadi.

“Dari awal saya sudah serahkan semua kepada Allah SWT. Selebihnya bagaimana masyarakat memilih saya. dan Alhamdulillah, kursi terakhir dapat kita raih,” katanya, ditemui dikediamannya, pada Kamis (2/5/19).

Sejak awal penghitungan suara diplenokan, sebagian warga sudah mempredikisikan dirinya akan lolos meraih kursi. Walaupun berbagai rintangan dan tantangan tentunya menghadang. Namun sekarang terjawab, perjuangannya kini berbuah hasil.(*kb) Munawar

Share:

Press Gathering Insan Pers Mitra Kodam VI/Mulawarman

SAMARINDA,kabarbpp.net- Pendam VI/Mlw bersama bersama Penrem 091/Aji Surya Natakesuma dan Batalyon Infanteri 611/Awang Long Samarinda menggelar Press Gathering bersama Insan Pers Media wilayah Samarinda di Markas Yonif 611/Awl Jl. Soekarno-Hatta Kec. Loa Janan Kab. Kutai Kartanegara. Kamis, 2 Mei 2019.
Acara Press Gathering ini digelar dalam rangka memperat tali silaturahmi dan sinergi serta kemitraan antara Yonif 611/Awl dan Pendam VI/Mlw serta Penrem 091/Asn dengan Pers Media Samarinda dan sekitarnya di wilayah Kodam VI/Mlw.

Dalam kesempatan terpisah  Kapendam VI/Mlw Kolonel Kav Dino Martino menyampaikan, kegiatan Press Gathering ini dilaksanakan secara rutin antara Pendam dan insan pers sebagai  upaya bersama untuk semakin meningkatkan kerjasama pemberitaan dan publikasi kegiatan Kodam VI/Mlw.

Dinamika perkembangan situasi saat ini menjadi langkah positif momentum Press Gathering sebagai langkah awal dalam meningkatkan kerjasama  bidang  jurnalistik baik pelatihan maupun  peliputan bersama khususnya dengan wartawan di wilayah Samarinda dan sekitarnya."jelas Kapendam VI/Mlw.

Dalam acara tersebut,  bertindak sebagai tuan rumah yakni Danyon 611/Awl Mayor Inf Arfan Affandi didampingi perwira yonif 611/Awl yang berbaur bersama  awak media wilayah Samarinda serta pendam VI/Mlw dan Penrem 091/Asn.

Dalam sambutannya, Mayor Inf Arfan Affandi menyampaikan,
acara silaturahmi dengan sejumlah media ini, dilaksanakan sebagai upaya mempererat tali silaturahmi antara Pers Media dan anggota TNI.

Kepercayaan publik kepada TNI merupakan dukungan media yang secara positif juga menempatkan institusi TNI sebagai institusi  terpercaya.  Kinerja para pejuang informasi yang tak mengenal lelah, waktu dan tempat dalam pelaksanaan tugasnya memerlukan dukungan, partisipasi dan jalinan kerja sama dengan seluruh kalangan insan pers sesuai fungsi dan tugas media massa sebagai penyebar informasi atau publikasi, dokumentasi, kontrol sosial, edukasi dan hiburan di tengah dinamika kehidupan masyarakat. " Ujar Mayor Inf Arfan

Ditambahkan lagi olehnya, saat ini peran insan pers media  sangat penting dalam mendukung pelaksanaan tugas pokok Kodam VI/Mlw pada umumnya dan  khususnya Yonif 611/Awang Long sehingga diharapkan rekan-rekan pers media dapat bersama-sama membangun pesan-pesan komunikasi yang positif di tengah dinamika kehidupan masyarakat." pungkas Mayor Inf Arfan

Acara diisi dengan pengenalan beberapa Alutsista TNI AD kepada seluruh awak media seperti Senjata Senapan serbu, Senjata Lawan Tank dan senjata-senjata lainnya serta tak lupa untuk mengabadikan momen foto bersama untuk menunjukkan keguyuban.

Tidak lupa para awak Media di ajak Danyonif 611/Awang Long untuk Joy Ride naik Tank Anoa berkeliling Loa Janan start dari Mayonif 611/Awang Long dengan di kawal dua sepeda motor dari Gultor Yonif 611/Awl.

Sementara itu, perwakilan awak media yang terlibat acara tersebut yakni Bapak Aso Dari TV One memberikan apresiasi yang sangat tinggi dan terkesan, karena rekan-rekan media baru kali ini diajak naik anoa dan ini sangat mengasyikan" ujar Aso.

Selanjutnya, Bapak Aso berharap kegiatan semacam ini agar sering diadakan sehingga jalinan komunikasi dan silaturahmi antara media dan TNI tetap solid dan baik di masa yang akan datang"
harap Aso.

Rilis :Pendam VI/Mulawarman
Editor: Beny
Share:

Pertamina Melalui CSR Akan Hadir di Masyarakat di Acara Lomba

BALIKPAPAN,kabarbpp.net-Berlomba selama empat hari sejak 28 April hingga 1 Mei 2019, akhirnya lukisan peserta di petak deretan nomor 9 dinobatkan sebagai sang kampiun oleh dewan juri Ajang Lomba Mural di Kampoeng Literasi Gajah Mada, Pasar Baru, Klandasan Ilir, Balikpapan 
Ketua dewan juri Makian Wahid alias abah Memed bersama dua orang juri lainnya sepakat memberikan nilai tertinggi bagi lukisan mural yang digarap oleh Mintosari, menyisihkan puluhan peserta lainnya.

Juara kedua diraih oleh lukisan di petak nomor 1 karya Panca Bayumurti, disusul pemenang ketiga di petak nomor 39, 40 dan 41.
 

Sedangkan pemenang harapan pertama karya Angga Pratama di petak nomor 3, harapan kedua dan ketiga masing-masing peserta petak nomor 26 dan 15 karya Aji Art dan Chiara Putu.

Wakil walikota Balikpapan H Rahmad Mas’ud yang menghadiri penutupan lomba ini Kamis (2/5) menyebutkan, keberadaan Pertamina di Kota Balikpapan adalah salah satu yang menjadikan kota ini begitu kondang, sehingga masyarakat patut berbangga dan berterima kasih dengan keberadaan Pertamina di Kota Balikpapan.

Heppy Wulansari yang mewakili Pertamina RU V mengungkapkan rasa bahagianya dengan antusiasme masyarakat dengan lomba yang memang baru kali pertama ini digelar di Kota Balikpapan.

“Pertamina melalui CSR-nya akan selalu hadir di tengah-tengah masyarakat, seperti di acara lomba ini,” katanya.

Begitupun dengan ketua panitia Roelyta Aminuddin yang juga pemarkasa Kampoeng Literasi Gajah Mada (*/kb)
Share:

Buah Karya Kadisdikbud berjudul Nahkoda Terpercaya Diluncurkan

BALIKPAPAN,kabarbpp.net- Ada yang menarik di sela-sela upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Lapangan Merdeka, Kamis(2/5/19).
Sebanyak kurang lebih 37 buku guru “Sagu Buku” yang artinya Satu Guru, Satu Buku ditampilkan termasuk buah karya dari Kadisdikbud Kota Balikpapan Muhaimimn yang berjudul “Nahkoda Terpercaya”.

“Dalam memperingati Hardiknas buku para guru ini merupakan sumbangsih dari hasil karya pendidik dan peserta didik di kota kita dalam mendukung gerakan literasi baik di daerah bahkan nasional,” ujar Muhaimin.

Pendidikan mempunyai peranan yang amat penting untuk menjamin perkembangan dan kelangsungan kehidupan bermasyarakat di Kota Balikpapan, serta dapat menunjang pembangunan pendidikan berkualitas untuk kedepannya.

Pendidikan merupakan salah satu target pembangunan pemerintah Kota Balikpapan yang tentunya akan berdampak secara terus menerus.

Dalam peluncuran buku tersebut Walikota Balikpapan HM Rizal Effendi langsung secara pribadi mengucapkan selamat dan mengapresiasi atas sebuah karya dari para tenaga pendidik yang ada di Balikpapan (beny)
                                                                                                                                        
Share:

Pangdam VI/Mlw Pimp Gelar Pasukan Batalyon R 600/Modang

BALIKPAPAN,kabarbpp.net-Pangdam VI/Mlw Mayjen TNI Subiyanto memimpin langsung Apel Gelar Pasukan Batalyon R 600/Modang yang berlangsung di Lapangan Apel Batalyon R 600/Modang Manggar Balikpapan Kamis, 2 Mei 2019, dalam rangka untuk melihat langsung sejauh mana kesiapan Batalyon untuk melaksanakan tugas Pamtas yang diberikan oleh Mabes TNI.
Foto:Pangdam VI/Mlw Mayjen TNI Subiyanto memeriksa perlengkapan anggotanya
Apel gelar pasukan Batalyon R 600/Modang ini merupakan yang kesekian kalinya dilakukan oleh pejabat Kodam VI/Mlw, sehubungan dalam waktu dekat Batalyon ini akan berangkat melaksanakan tugas operasi pengamanan  daerah perbatasan Indonesia-Malaysia.

Pangdam Mayjen TNI Subiyanto yang dalam kesempatan ini didampingi oleh sejumlah Staf Ahli Kodam VI/Mlw, Kasi Ops Korem 091/Asn, Para Asisten dan Kabalak Kodam VI/Mlw menegaskan bahwa, Prajurit Batalyon R 600/Modang sudah dikenal oleh masyarakat luas sebagai pasukan andalan Kodam VI/Mlw yang terbaik.

Oleh karena itu kepercayaan ini hendaknya selalu dijaga dengan cara melaksanakan tugas dan kepercayaan dengan sebaik-baiknya. Hindari semua kasus-kasus maupun pelanggaran yang dapat merugikan nama baik Batalyon ini, terlebih kepada  warga masyarakat di daerah perbatasan tersebut.
Banyak hal yang dapat dilakukan untuk dapat membantu saudara-saudara kita diperbatasan diantaranya, bila mereka terkendala dengan tenaga pengajar/guru, hendaknya para prajurit bertindak sebagai guru sebagaimana yang sudah diajarkan selama ini.

Begitu pula bilamana ada warga masyarakat kita yang sakit, kiranya cepat dibantu pengobatannya agar cepat sembuh. Disamping itu masalah pertanian dan perikanan bagi masyarakat perbatasan hendaknya  dibantu dan didorong agar lebih berhasil, sehingga diharapkan mereka diperbatasan mempunyai penghasilan yang tidak kalah jauh dengan masyarakat di perkotaan.

Sebelum gelar pasukan, Pangdam VI/Mlw menerima paparan dari Pasi Ops Batalyon 600/Raider  Lettu Inf Briyan yang memaparkan tentang rencana tugas operasi pengamanan perbatasan. Dalam kesempatan tersebut, 

Pangdam bersama para Staf dan Kabalak Kodam VI/Mlw memberikan banyak saran dan masukan kepada para perwira Batalyon R 600/Modang agar dapat melaksanakan tugas dan kehormatan ini dengan sebaik-baiknya.

Rilis :Pendam VI Mulawarman
Editor :Beny

Share:

Upacara Peingatan HARDIKNAS dimeriahkan Senam Jadul 2018

Muhaimin : Berterima kasih atas dedikasi dan dukungan dari keluarga besar pendidik.

BALIKPAPAN,kabarbpp.net- Cuaca mendung dengan diiringi turunnya gerimis mewarnai upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tidak jadi penghalang jalannya upacara yang juga dimeriahkan oleh Senam Jadul 2018 dan Dramband Siswa SMPN Kota Balikpapan di Lapangan Merdeka, Klandasan, Balikpapan, Kamis (2/5/19).
Foto:Muhaimin setealh menerima penghargaan foto bersma Wali kota dan Wawali  dan jajaran Muspida
Acara dihadiri Walikota Balikpapan HM Rizal Effendi dan Wakil walikota H Rahmad Mas’ud, Kadisdikbud Kota Balikpapan Muhaimin dan beberapa pejabat daerah di Balikpapan berlangsung khidmat meski cuaca sedikit mendung disertai gerimis kecil acara dipimpin langsung oleh Rizal Effendi, selaku pembina upacara.

Dalam kesempatannya Rizal cukup mengapresiasi atas prestasi dari beberapa guru, pengawas serta pelajar yang berprestasi mengharumkan nama Kota Balikpapan, disela pelaksanaan upacara peringatan Hardiknas Rizal memberikan secara langsung penghargaan pengawas, guru dan siswa berprestasi, juga sejumlah perusahaan tersebut di hadapan undangan dan peserta upacara yang hadir.
Hal yang sama disampaikan Ir Muhaimin MT, acara hari ini alhmdulillah berjalan dengan lancar, 
Foto:Senam Jadul dan Dram Band
Muhaimin berterima kasih atas dukungan dari berbagai pihak baik walikota, wakil walikota, DPRD Kota Balikpapan serta pelaku perusahaan yang membantu CSR untuk membantu kegiatan pendidikan di Kota Balikpapan,  tentu dirinya selaku Kadisdikbud Kota Balikpapan berterima kasih atas segala dedikasi dan dukungan dari keluarga besar pendidik, para guru, para orang tua dan para siswa/siswi di Balikpapan.

“Mudah-mudahan dengan adanya kebersamaan kualitas pendidikan di Balikpapan akan terdepan di Kalimantan Timur,” harapnya dengan nada ramah.(beny)

Share:

Bulan Ramadhan Penggunaan Air PDAM Pasti Meningkat, PDAM tetap siaga jika ada gangguan Distribusi Air.

BALIKPAPAN,kabarbpp.net-Bulan Ramadhan 1440 H akan segera Tiba, tepatnya Bulan Mei hingga bulan Juni 2019, ini merupakan sebuah kebutuhan Rohani dan Jiwa agar tetap bersih serta mendekatkan diri kepada sang Maha Pencipta, sama halnya kebutuhan Air bersih yang sangat diperlukan dan menjadi sebuah hal Mutlak yang harus terpenuhi di masyarakat, seperti biasa penggunaan Air dibulan Ramadhan mengalami perubahan pola pemakaian dari biasanya Penggunaan air di kisaran pemakaian puncak jam 05.00 Wita pagi dan sore harinya di kisaran Jam 16.00 Wita, berbeda disaat Ramadhan, pemakaian pucak Air PDAM lebih awal digunakan oleh Masyarakat pada saat dini hari diatas kisaran Jam 02.00 Wita, terutama saat menjelang waktu saur aktivitas penggunaan air lumayan meningkat.

Menjadi tanggung jawab yang besar bagi PDAM Kota Balikpapan dalam menjaga Stabilitas Produksi dan Distribusi Air kepada Masyarkat Khususnya Pelanggan, memang tidak bisa dipungkiri, dengan Kondisi 80% Kota Balikpapan dengan kontur tanahnya perbukitan, PDAM mengakui masih adanya pelayanan Distribusi Air yang belum bisa terlayani selama 24 Jam penuh, PDAM selalu menghimbau kepada pelanggan ketika air PDAM mengalir upayakan, untuk selalu menampung cadangan air sebagai persiapan penggunaan kebutuhan dirumah dan bijaksanalah dalam menggunakannya.

Haidir Effendi selaku Direktur Utama PDAM Kota Balikpapan juga menegaskan bahwa dibulan Ramadhan petugas lapangan untuk Distribusi Perbaikan dan Produksi akan disiagakan untuk memberikan pelayanan Air bersih secara maksimal kepada pelanggan, dengan pola 3 shif petugas yang bekerja sesuai jadwal setiap harinya, baik petugas Pagi, Sore dan Malam yang on call 24 Jam sesuai shif-nya, dan untuk pengaduan pelanggan bisa menyampaikan melalui Call Center dan sms center, dinomor 0542 – 878991/ 878992, sms center di 0816200110, kemudian kebutuhan air yang bersifat darurat, pelanggan bisa melalui pelayanan Posko Tangki di nomor 0812 2450 5222 dari Pagi sampai dengan sore harinya atau bisa juga langsung berkunjung ke posko tangki di Jalan MT. Haryono, depan kantor DukCapil.

Kendala yang tetap harus diwaspadai adalah kerusakan yang bersifat Darurat, akibat kebocoran Pipa, baik Pipa Air Baku, Pipa Distribusi, atau Padamnya Listrik yang bisa terjadi sewaktu-waktu tanpa ada pemberitahuan, maka dari pada itu PDAM mengimbau kepada seluruh Pelanggan, selama air PDAM mengalir diharapkan untuk selalu menampung air dirumah, sebagai cadangan untuk kebutuhan sehari-hari.

Dan bagi seluruh pelanggan diharapkan juga untuk memeriksa kembali koneksi aliran jaringan pipa air di rumah dan mematikan keran meter air selama meninggalkan rumah dengan rentan waktu yang lama agar terhindarnya pemakaian tinggi akibat kelalaian atau kebocoran yang tidak diketahui.

Sekaligus dalam memasuki suasana Bulan Ramadhan 1440 H, Segenap Direksi, beserta Managemen dan seluruh Staf PDAM Kota Balikpapan menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya, karena masih banyak kekurangan atau ketidak maksimalan dalam pelayanan Air Bersih, dan PDAM Kota Balikpapan mengucapkan Marhaban yaa Ramadhan, Selamat menunaikan Ibadah Ramadhan 1440 H, Mohon maaf lahir dan Batin. (*)SHP_humaspdam

Rilis :Humas PDAM Balikpapan,Suryo Hadi Prabowo
Editor :Beny
Share:

Jelang Ramadan, Hipakad Kaltim Gelar Bhakti Sosial

BALIKPAPAN,kabarbpp.net- Menjelang bulan suci ramadan 1440 Hijrah 2019 Masehi Himpunan Putra Putri Keluarga Angkatan Darat (HIPAKAD) Kaltim menggelar kegiatan Bhakti Sosial berupa membersihkan lingkungan tempat ibadah yakni Masjid di kawasan perumahan Balikpapan Regency Rabu (1/5).
Foto:Pengurus HIPAKAD Kaltim
Menurut Biro Kerohanian DPD Hipakad Kaltim H Arifin, kegiatan ini perlu dilaksanakan untuk meningkatkan Iman dan Taqwa kita kepada Allah SWT. Apa lagi disaat bulan puasa nanti, masjid akan digunakan buat kegiatan tarawih, untuk itu kebersihannya harus di jaga dengan baik. Sehingga umat muslim yang melakukan tarawih dan shalat berjama'ah merasa nyaman.

Disamping itu lanjut H Arifin kegiatan ini merupakan program kerja dari Hipakad Kaltim khususnya Biro Kerohanian.

"Kegiatan ini merupakan program kerja dari Biro Kerohanian DPD Hipakad Kaltim. Dimaksud agar keberadaan Hipakad manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat, disamping lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT, "terang H Arifin.
Masih menurut H Arifin, diharapkan kegiatan seperti ini kedepannya lebih ditingkatkan lagi. Dan bukan hanya tempat ibadah yang menjadi sasaran, masaih banyak kegiatan kerohanian yang akan di laksanakan jajaran Hipakad Kaltim.

Untuk itu pihaknya berharap dukungan dan kerja samanya dari semua pihak umumnya dan khususnya pengurus serta anggota Hipakad Kaltim.

Hal senada juga disampaikan Dedy Ayman Wakil Sekretaris II DPD Hipakad Kaltim yang membidangi Biro Kerohanian dan Sosial. Memurut pria berkaca mata ini, membenarkan banwa kegiatan ini merupakan program kerja Hipakad Kaltim. Dan nantinya akan lebih ditingkatakan lagi. Sehingga masyarakat dapat merasakan manfaat dari kehadiran Hipakad di Kaltim dan Balikpapan.(kb)

Penulis :Edy Y
Editor :Beny
Share:

Demokrasi Kita Masih Milik Orang Berduit,

Muhammad Adam : Saya termasuk Caleg yang lolos,tidak melakukan serangan petang maupun fajar

BALIKPAPAN,kabarbpp.net-Sahabat saya pengusaha Farmasi di Balikpapan ngomong bahwa menjelang hari H Pencoblosan Apotiknya lebih ramai dari hari-hari biasa.
Foto.Ir Muhammad Adam Sinte Anggota DPRD Provinsi
Sappo saya penjual ikan di pasar Klandasan sampaikan kalau omset penjualan ikannya naik hampir sama saat menjelang Ramadhan. Sedulur di Pandansari jualan tahu tempe ngomong kalau jualannya lebeh cepat habis beberapa hari sebelum dan sesudah Pemilu.

Pasar pasar tradisional lebih ramai. Mungkin saja Mall-mall omsetnya naik tapi saya belum punya data.

Keramaian dan kenaikan omset pedagang di Pasar pasar saya perkirakan berlanjut sampai beberapa hari setelah Pencoblosan, tergantung seberapa banyak uang yg mereka kumpulkan dari Timses atau caleg, mereka yang “paling kereaktif” dengan menerima dari dua, tiga atau lebih caleg bisa lebih banyak uangnya dan akan lebih banyak yang bisa dibelanjakan.

Fenomena lima tahunan ini terjadi di seluruh daerah di Indonesia. Tidak harus jadi pakar Ekonomi untuk bisa menghitung jumlah uang yang beredar di Masyarakat selama masa Kampanye sampai hari H Pemilu serentak 2019. Semua bisa mengkalkulasi peredaran uang, dengan menghitung berapa banyak caleg berduit dan nominalnya dalam “serangan serangan baik serangan Fajar, Petang maupun Duha, nilai serangannya bervarisai masing-masing Caleg di tiap tiap dapil.

Di Masyarakat ada istilah “caleg Gakin” dan “caleg berduit” istilah tersebu dipakai untuk bisa membedakan nanti siapa yang akan “menyiram” dan tidak “menyiram” siapa yang akan “menyerang” dan “tidak menyerang” Masyarakat sangat paham dan bisa membedakan mana caleg gakin dan caleg bermodal, jika dia termasuk caleg bermodal maka Poskonya atau Timnya akan selalu lebih ramai.
Caleg-caleg Berduit inilah yang ikut berkontribusi menaikkan omset pedagang, inilah kontribusi awal setiap caleg sebelum dinyatakan terpilih.

Ada yang berkata “Pesta Demokrasi di Negeri kita masih milik orang berduit”
Stigma ini tentu tidak salah tapi tidak juga benar 100%.

Pemilu 2019 Ini saya sudah berkomitmen untuk mengubah pola dan strategi dalam meraup suara.
Saya termasuk Caleg yang lolos (insha Allah tapi masih menunggu pleno KPU Prov) dan tidak melakukan “serangan” baik serangan petang, serangan fajar maupun serangan duha (model serangan dengan menghadang pemilih yang menuju ke TPS)

Ada kawan yang tidak percaya jika saya tidak melakukan serangan, sebagian mengatakan pak Adam terlalu berani mengambil resiko, dengan tidak melakukan serangan saya dianggap keluar dari “pakem” seorang caleg “jadi”. Dan faktanya memang demikian.

Setiap caleg yang serius pasti mengeluarkan biaya untuk keperluan operasional dan logistik, itu normal namanya cost politik. Tapi berbeda money politic dengan cost politic. Ada kawan yg sdh keluar uang 2,5 M tapi tidak terpilih, ada kawan yang habis 3,6 M dan terpilih, jika mendengar obrolan kawan- kawan incumbent rata-rata mengeluarkan ber “Ember-embar ada yang terpilih ada juga yang tidak.Yang terpilih dan tidak terpilih masih ada kesamaanya, yang terpilih sukses untuk dilantik yang tidak terpilih minimal Timnya yang sukses.

“Demokrasi hanya milik orang berduit”, stigma ini akan memberikan dampak buruk kepada mereka yang punya minat berkarir di dunia politik praktis.

Terutama kepada Kaum muda kita harus menggairahkan kaum muda untuk terlibat dalam politik, jangan justru menjadikan kaum muda jauh dari politik karena trauma dengan cara-cara yang tidak beradab, semua harus berkomitmen untuk memainkan politik santun, bukan politik bar-bar, bukan politik adu kuat uang kedepankan etika Politik dan Politik yang beretika dan harus mulai dari diri sendiri, para pelaku politik praktis, jangan justru menjadi aktor money politic, karena selain tidak mendidik, model meraup suara dengan cara-cara primitif dan tidak beradab sejatinya kita telah menghina diri sendiri dan juga telah menghina masyakarat. Caleg mermodal selalu menilai harga satu suara dengan senilai nominal rupiah atau sembako.

Siapa yang memulai dengan cara tidak terhormat, bisa jadi setelah menjabat kontribusi pengabdiannya tidak seterhormat gelarnya sebagai “Anggota Dewan Yang Terhormat”

Setelah dilantik akan keliatan siapa yang hanya sekedar menjadi Politisi dan siapa yg akan menjadi Politisi sekaligus Negarawan.
Pada akhirnya kita terpilih oleh pilihan Masyarakat dan penilaian juga akan kembali kepada masyarakat,(*kb)




Share:

Jasa Penyewaan Mobil

SERVICE KOMPUTER & LEPTOP

JUAL BELI MOBIL BEKAS

TRAVEL

Postingan Populer

Recent Posts